Senin, 24 Mei 2010

Jarak dan Perpindahan

Salah satu materi inti dan mendasar dalam fisika adalah kinematika gerak. Kajian yang membahas tentang gerak benda tanpa melibatkan penyebab gerak (gaya-gaya yang bekerja).

Sebagai awal dalam tulisan ini, akan dibahas tentang konnsep jarak dan perpindahan.

Jarak adalah panjang lintasan total yang ditempuh oleh suatu benda yang bergerak mulai dari awal bergerak sampai berhenti, tanpa memperhatikan arah gerak benda (jarak adalah besaran skalar, besaran yang tidak memperhitungkan arah gerak). Perpindahan adalah perubahan posisi yang dialami oleh benda, yang artinya dalam penentuan besar perpindahan hanya melihat posisi awal akhir dan awal benda (perpindahan adalah besaran vektor, besaran yang memilki nilai dan arah).

Untuk memahami lebih lanjut perhatikan ilustrasi di bawah ini!
Jika Budi berjalan melalui lintasan A-B, maka:
     Posisi Awal Budi dititik A
     Posisi Akhir Budi di titik B 
  • Jarak yang ditempuh Budi adalah 8 meter (panjang lintasan total yang dilalui budi selama bergerak) 
  • Perpindahan Budi adalah 8 meter (besarnya perubahan posisi awal ke posisi akhir atau jarak dari posisi awal ke posisi akhir)
Jika Budi berjalan melalui lintasan A-B-C, maka:
    Posisi Awal Budi dititik A
    Posisi Akhir Budi di titik 

  • Jarak yang ditempuh Budi adalah (8 + 6)meter = 14 meter (panjang lintasan AB + Panjang lintasan BC) 
  • Perpindahan Budi adalah besar perubahan posisi dari posisi awal ke posisi akhir. Ini berarti perpindahannya sebesar jarak dari titik A ke titik C, dengan demikian perpindahannya adalah 10 meter (Ingat metode Phytagoras)
Jika Budi berjalan melalui lintasan A-B-C-D, maka: 
   Posisi Awal Budi dititik A
   Posisi Akhir Budi di titik D

  • Jarak yang ditempuh Budi adalah (8 + 6 + 8)meter = 14 meter (panjang lintasan AB + BC + CD) 
  • Perpindahan Budi adalah besar perubahan posisi dari posisi awal ke posisi akhir. Ini berarti perpindahannya sebesar jarak dari titik A ke titik D, dengan demikian perpindahannya adalah 6 meter (Jarak dari titik A ke titik D adalah 6 meter)
Jika Budi berjalan melalui lintasan A-B-C-D-A, maka:
    Posisi Awal Budi dititik A
    Posisi Akhir Budi di titik A

  • Jarak yang ditempuh Budi adalah (8 + 6 + 8 + 6)meter = 28 meter (panjang lintasan AB + BC + CD + DA)
  • Perpindahan Budi adalah besar perubahan posisi dari posisi awal ke posisi akhir. Ini berarti perpindahannya sebesar jarak dari titik A ke titik A, dengan demikian perpindahannya adalah 0 meter (Kembali ke posisi awal, posisi awal dan posisi akhir sam atau tidak berpindah)
Jika Budi berjalan melalui lintasan A-B-C-D-A-B-C, maka:
    Posisi Awal Budi dititik A
    Posisi Akhir Budi di titik C

  • Jarak yang ditempuh Budi adalah (8 + 6 + 8 + 6 + 8 + 6)meter = 42 meter (panjang lintasan AB + BC + CD + DA + AB + BC) 
  • Perpindahan Budi adalah besar perubahan posisi dari posisi awal ke posisi akhir. Ini berarti perpindahannya sebesar jarak dari titik A ke titik C, dengan demikian perpindahannya adalah 10 meter (posisi awal A dan posisi akhir C berjarak 10 meter, ini diperoleh dengan metode phytagoras seperti pada bagian c)
Kesimpulan:
  1. Jarak adalah panjang lintasan total yang ditempuh oleh benda yang bergerak.
  2. Perpindahan adalah jarak terpendek dari posisi awal ke posisi akhir 

Rabu, 02 Desember 2009

ALBERT EINSTEIN

Albert Einstein (14 Maret 1879–18 April 1955) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi.

Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis".


Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia.


Pada tahun 1999, Einstein dinamakan "Tokoh Abad Ini" oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama "Einstein" digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya "Albert Einstein" didaftarkan sebagai merk dagang. Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.

  © Blogger template 'A Click Apart' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP